
Soal ” Apakah boleh bagi kita untuk menghadiri muhadhoroh masyaikh yang akan terjadi dijogjakarta ditahun mendatang yang mereka mengadakan dauroh itu adalah luqmaniyyun ”
Dijawab: asy Syaikh Abu Amr Abdul Karim al Hajury
Diterjemahkan: Abu Hazim (magetan)
Durasi: 8 menit 18 detik | Mono
File Hashes
CRC32: 8627467D
MD5: C07F3F859FE06066CA1E3C9244A666FE
SHA-1: 9BDF0A88CD88B3AF1B3919D548015C7BAA29FCB9
Jangan datangi dauroh/majelis Hizbiyyun (1.4 MiB, 5,334 hits)
- Kisah Memalukan Abu Salman Musthofa al-Buthony “Abu Abaya” disini
Sumber: Majelis asy Syaikh Abu Amr Abdul Karim al Hajury di (Ma’had Ittiba as-Sunnah – Sampung, Magetan, 3 Rabi’ul Awwal 1432H )
- Nasehat Imam Darul Hadits Dammaj – Abu Abdirrohman Yahya al-Hajuri terkait Tokoh Hizbi Indonesia, Luqman Ba’abduh disini
الخميس 06 ربيع الأول 1432 -
FATWA SYAIKH YAHYA BIN ‘ALI
AL-HAJURI- HAFIDZAHULLAH -
HUKUM MEMAKAN BIAWAK (WAROL) 
Diterjemahkan oleh:
Abu ‘Abdirrohman Shiddiq Al-Bugisi
Di Darul Hadits Dammaj Harasahallah
26 Jumadits Tsaniy 1433 H
بسم الله الرحمن الرحيم
أخ يسأل عن أكل التمساح والورل, أما التمساح فالأصل منع فيه, أكثر أهل العلم على المنع فيها, وأما الورل فالظاهر وإن كان نظيره لكن أجاز أكله عدد كما في حياة الحيوان للدميري..هو نظيره …وهذه الأشياء من حيث الجواز فقط وإلا هي مستقذرة ..يعني كلام عليها من حيث الجواز وعدم الجواز وإلا هي مستقذرة.. والناس في خير..الأسماك موجودة ودجاج موجود وغير ذلك لكن من حيث الحكم لمن احتاج إلى ذلك.اهـ
” Seorang akh bertanya tentang (hukum) makan Buaya dan Biawak, Adapun Buaya maka asalnya adalah terlarang, kebanyakan ahlul ilmi (berpendapat) melarang (memakan)nya, adapun Biawak maka yang zahir meskipun semisalnya (buaya) namun sejumlah (dari kalangan ulama) telah membolehkan memakannya sebagaimana dalam (kitab) ” Hayatul Hayawan” karya Ad-Damiri..dia (biawak) serupa dengannya (buaya)..dan perkara-perkara ini dari sisi bolehnya saja. Kalau tidak demikian, dia (biawak) itu menjijikkan.. yakni pembahasan tentangnya dari sisi boleh tidaknya akan tetapi dia itu menjijikkan…sedangkan manusia berada dalam kebaikan (nikmat)… ikan ada, ayam (juga) ada dan selainnya, akan tetapi dari segi hukum bagi siapa yang membutuhkan itu (biawak).” –selesai- Lebih Lengkap…..
الجمعة 27 جمادى الثانية 1433 -
BAYAN DAN SEDIKIT KALIMAT BUAT DEBU
بسم الله الرحمن الرحيم
من أبي تراب الجاوي إلى من يهمه الأمر :
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله ومن والاه : أما بعد
Telah sampai kepada ana, bantahan akh Abdul A`la –waffaqohulloh- atas risalah Biawak (Warol) [1], dan telah ana baca dari awal sampai akhir dengan tenang, dan seksama, dan dengan kepala dingin, maka ana dapatkan risalah sarat dengan faedah, dengan bahasa indah, jarang seseorang bisa membuahkan pembahasan semacam ini, dan ini ana akui dengan sebenarnya, meskipun ana belum searah dengannya pada akhir keputusan ijtihadnya, dan belum satu titik temu dalam masalah ini, akan tetapi dengan jujur ana katakan demikian- terserah orang mau berkomentar apa tentang ana-, karena Allloh subhaanah berkata: Lebih Lengkap…..
الخميس 26 جمادى الثانية 1433 -
BUKTI SEORANG SALAFY
BUKAN SEKEDAR TAHDZIR HIZBY
Ditulis Oleh:
Abu Fida’ Hanif bin Abul Abbas ar-Riawy
Editor:
Abu Fairuz Abdurrohman bin Soekojo Al Jawiy
-Semoga Alloh menjaga mereka-
Darul Hadits Dammaj – Yaman
-semoga Alloh menjaganya dari makar musuh dakwah-
Pengantar Penulis
Segala puji bagi Alloh yang telah berfirman dalam ayatnya:
هُوَ الَّذِي أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَى وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَكَفَى بِاللَّهِ شَهِيدًا
“Dia-lah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang haq agar dimenangkan-Nya terhadap semua agama. dan cukuplah Allah sebagai saksi.” [Al-Fath : 28].
Sungguh Alloh telah mengutus Rosululloh shallalahu ‘alayhi wa sallam dengan petunjuk dan kebenaran tanpa ada keraguan padanya, agar umat manusia mengikuti dan mencontoh apa yang telah diajarkan oleh Rosululloh shallalahu ‘alayhi wa sallam kepada umat ini, tanpa harus bersusah payah untuk membuat cara-cara yang baru. Namun sebagian manusia masih juga belum puas sebelum mengikuti hawa nafsunya, walau harus menentang seribu dalil asalkan apa yang dia inginkan dapat terwujudkan. Padahal Alloh telah menyempurnakan agama ini tanpa ada kekurangan sedikitpun. Alloh berfirman: Lebih Lengkap…..
الثلاثاء 24 جمادى الثانية 1433 -
NASIHAT BERHARGA untuk para da’i Indonesia
Seputar Hukum tinggalnya wanita di pondok-pondok
untuk Menuntut Ilmu TANPA MAHROM 
Ditulis oleh:
Abul ‘Abbas Zakariya Mahjubi bin Ahmad Al-Hasyimi Al-Jazairi
Dibaca Dan Diijinkan Penyebarannya oleh:
Syaikhuna Al-’Allamah Abu ‘Abdirrahman Yahya bin ‘Ali Al-hajuri
Diterjemahkan oleh
Abu Sulaim Sulaiman Al-Ambooni
Abu ‘Abdirrohman Shiddiq Al-Bugisi
Darul Hadits Dammaj
-semoga Alloh menjaganya dari makar-makar musuh dakwah-
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين والصلاة والسلام على أشرف الأنبياء وإمام المرسلين نبينا محمد وعلى آله أجمعين أما بعد؛
Segala puji bagi Alloh Robb semesta alam sholawat dan salam atas Nabi yang paling mulia, Imamnya para Rosul, Nabi kita Muhammad, sholawat Alloh dan salamNya atasnya dan segenap keluarganya. Lebih Lengkap…..
الثلاثاء 24 جمادى الثانية 1433 -
Nasehat untuk Abu Hazim dari Abu Turob ¹
-semoga Alloh mengampuni mereka-
بسم الله الرحمن الرحيم
من أبي تراب إلى الأخوة الأفاضل : أبي حازم ونافل وأحمد همداني وفجروالإخوة حفظهم الله
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Alhamdulillah , kami dalam keadaan baik dan dalam lindunganNya, semoga antum juga demikian.
Ikhwani fillaah.
Afwan sebelumnya, karena baru kali ini ana menulis surat yang berkaitan dengan apa yang sedang terjadi di antara antum dengan beberapa ikhwan di Indonesia, mudah-mudahan semua perkara ini menjadikan baik akibatnya dan membuat kita semakin mapan dalam melangkah.
Sebelum ana masuk ke inti permasalahan, izinkan ana untuk berbicara barang sedikit, mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua. Lebih Lengkap…..
الاثنين 14 محرم 1432 -
بسم الله الرحمن الرحيم
YAYASAN, JAMIYYAH DAN MUASSASAH
Oleh: Abu Turob Saif bin Hadhor Al-Jawy
-semoga Alloh menjaga dan mengampuninya-
Jam’iyyah (dalam istilah bahasa kita yayasan) : adalah suatu istilah yang bersifat sosial politik yang umumnya digunakan untuk menamai suatu perkumpulan dari beberapa orang, dengan tujuan menjaga kemashlahatan mereka bersama atau mencapai cita-cita bersama di bawah aturan-aturan tertentu yang jelas.
Beberapa undang-undang dalam mendefinisikan istilah jam’iyyah menentukan tidak adanya tujuan untuk mengambil laba dan tidak ditentukan kapan mulainya perkumpulan tersebut. (Undang-undang tersebut) di antaranya Undang-Undang Perancis, Belgia, Italia, Spanyol dan negara-negara latin lainnya. Juga Undang-Undang Jam’iyyat yang dikeluarkan di Lebanon pada masa Daulah Utsmaniyyah tanggal 3 Agustus 1909M, yang tertera pada pasal pertama: “Jam’iyyah adalah suatu perkumpulan yang terdiri dari beberapa orang dengan tujuan menyatukan pikiran dan usaha mereka dengan bentuk yang berkesinambungan dan tidak adanya tujuan untuk mengambil laba .[1]
Lebih Lengkap…..
الخميس 24 محرم 1432 -
بسم الله الرحمن الرحيم
Menyingkap Fikroh Hizbiyyah
Dibalik Slogan ” Yayasan Salafiyyah”
Bantahan terhadap risalah ” Mendulang Berkah dengan Membuat Yayasan Salafiyyah”
Asykari – Pimpinan Ponpes Ibnul Qoyyim Balikpapan, Yayasan as-Salaf Balikpapan
Oleh:
Abul Husain Muhammad Bin Muhyiddin Al-Jawy
Abu ‘Abdirrahman Shiddiq Bin Muhammad Al-Bugisi
di Darul Hadits Dammaj – Markaz Induk Dan Pusat Da’wah Ahlussunnah
-semoga Alloh menjaganya dari segala kejelekan dan makar-
Lebih Lengkap…..
الخميس 24 محرم 1432 -
بسم الله الرحمن الرحيم
MAKA PELAJARILAH FITNAH
Soal:
Apakah benar kaedah ini: “Bila terjadi perselisihan antara dua kelompok maka lihat dari dua kelompok tersebut siapa yang paling dekat dengan ulama’! Karena yang setiap yang dekat dengan ulama’ itu selalu benar?.
Jawab:
Tidak bisa diitlakkan seperti itu! Karena ada kalanya orang yang paling dekat dengan ulama terkadang di atas kesalahan, begitu sebaliknya! namun hendaknya seseorang berpatokan kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah di atas pemahaman salafush sholih, Alloh Ta’ala berkata: Lebih Lengkap…..
الخميس 20 ربيع الأول 1432 -
بسم الله الرحمن الرحيم
Nasehat Imam Dammaj
asy-Syaikh Yahya al-Hajuri
untuk Kaum Muslimin di Indonesia terkait
Luqman Ba’abduh,Cs
Diterjemahkan oleh :
Abu ‘Abdirrohman Shiddiq bin Muhammad al-Bughisiy
-semoga Alloh menjaganya-
di Darul Hadits Dammaj – pada 20 Dzulhijjah 1429 Hijriyah
Berkata Imam Dammaj Yahya al-Hajuri -semoga Alloh menjaganya-
” Ikhwah Indonesia – hafidzohumulloh – jangan menyibukkan diri untuk membantah seorang yang hina!…Yaa Akhi!…siapa Luqman di sini? Siapa dia Luqman itu? Dia tidak dikenal dalam kafilah, dan tidak pula dalam kelompok, tidak ma’ruf di sini tidak pula di sana.
Dia berhasil mempengaruhi beberapa orang ‘ajam di sana, lalu menghalau mereka……menghalau mereka sebagaimana Ja’far (Ja’far Umar Tholib, Mantan Panglima Khowarij Era Lasykar Jihad,ed ) menghalau mereka. Dia hendak menyia-nyiakan mereka, demi Allah orang ini adalah sumber kerugian.
Lebih Lengkap…..
الثلاثاء 14 ذو القعدة 1432 -
بسم الله الرحمن الرحيم
Fatwa: asy-Syaikh Robi’ bin Hadi al-Madkholi
~ YAYASAN Sarana PERPECAHAN ~
Segala puji bagi Alloh , salam dan salawat senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad -shallallahu ‘alayhi wasallam, keluarga-nya serta seluruh sahabat-nya.
Kemudian setelah itu , sungguh saya telah berkunjung kepada Syaikh dan orang tua kita yang mulia Robi’ ibni Hadi Umair Al-Madhkoly -semoga Alloh menjaganya- bertepatan pada hari Senin sore tanggal 15 Sya’ban 1432 H dan diantara pertanyaan yang saya ajukan kepada beliau adalah :
Apa hukum mendirikan yayasan-yayasan sosial , agar saudara-saudara salafiyyun di Tunisia dapat mendatangkan para ulama untuk melakukan proses pelajaran dan daurah ilmiyyah melalui yayasan-yayasan tersebut ?
Maka beliaupun menjawab :
Lebih Lengkap…..
الخميس 20 محرم 1433 -
بسم الله الرحمن الرحيم
PERTENGKARAN SESAMA “PEMUJA” YAYASAN
( Antara Pak Wildan dan Mas Zein )
Amma ba’du
Kami beriman apa yang telah diturunkan oleh Alloh azza wa jalla dan berusaha meniti jalan yang telah digariskan oleh ar-Rosul shallallahu ‘alayhi wasallam, dengan petunjuk para salaf (pendahulu) kami yang shalih -Insya Alloh-.
Saudaraku se-Iman dan se-Manhaj, apa yang kami tampilkan hari ini pada 7 Safar 1433H bertepatan dengan tanggal 1 Januari 2012M (tanggal/tahun yang sering dipakai oleh para pemuja yayasan didalam surat-surat mereka) sebagai hadiah untuk mereka yang tsabit (kokoh) diatas as-sunnah dan juga hadiah untuk mereka yang telah ruju’ (kembali ke al-Haq) dan perna merasakan hiruk-pikuk berdakwah didalam yayasan, dan menjadikan (yayasan) sebagai PAYUNG pelindung dakwah mereka (yang sadar/tidak sadar telah memilih yayasan menjadi pelindung mereka, dan melupakan Alloh sebagai satu-satunya tempat memohon dan meminta perlindungan dalam urusan Dakwah dan kita berlindung dari pengaruh jelek syubuhat ahlul hawa dan kawan-kawan mereka ).
Lebih Lengkap…..
الأحد 07 صفر 1433 -
بسم الله الرحمن الرحيم
untuk si ‘USTAZ’ ASKARI
yang BERSEMBUNYI dibalik PAPAN
dibawah payung YAYASAN
( Menjawab Syubuhat Si Ahlu Ahwa
‘ Markaz Sebab Perpecahan’ )
Segala puji bagi Alloh Azza wa jalla penguasa alam semesta , sholawat dan salam senangtiasa tercurah kepada rosululloh –shollallohu’alaihi wa sallam- , keluarganya ,beserta para sahabatnya . Amma Ba’du:
Telah sampai kepada kami tulisan Askari -hadaahulloh- (Pembina/Pimpinan Yayasan as-Salaf (?) di Kota ‘Beriman’ Balikpapan – Kalimantan Timur ;ed) mengenai koreksi beliau terhadap terjemahan dari pertanyaan yang diajukan kepada syaikh yang mulia Robi’ Al-Madkholy –hafidzahulloh ta’ala- pada kalimat : Lebih Lengkap…..
الأربعاء 10 صفر 1433 -
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله وحده و الصلاة و السلام على من لا نبي بعده
Kemarin tepatnya pada hari Ahad 22 shofar 1433 Hijriyah ‘si Ustadz’ Dzulqornain da’i kondang Makassar datang dan memberikan sedikit gambaran tentang dirinya yang penuh dengan kesombongan, kebodohan tentang perkara yayasan, dan juga syubuhat .
Pada saat itu Al-Akh Abu Muqbil –hafidhzohulloh- berkata tentang yayasan bahwa yayasan Dzulqornain ber-azaskan Al-qur-an dan Sunnah dibawah naungan UUD dan pancasila. Lalu iapun berkata : ‘ana sendiri ndak tahu’
Lebih Lengkap…..
الخميس 17 ربيع الأول 1433 -
بسم الله الرحمن الرحيم
Pengantar ISNAD
Masih ingat trik licik si “ustaz” Askere yang masih saja mendulang berkah “fulus” dibawah naungan PAYUNG yayasan, dengan percaya diri menjadi juru tafsir dadakan dari jama’ah hizbi luqmaniyyun dengan menta’wil fatwa asy-Syaikh Robi’ bin Hadi al-Madholiy sesuka hawa nafsufnya (baca disini membongkar trik sulap ke-1 si Askari oleh Abu Muqbil Ali Abbas -semoga Alloh menjaganya-). Kini dengan trik yang lebih baru pada “sulap” ke-2 pak ustaz inipun mencoba ngibuli ummat dengan membawa-bawa kalimat manis dan sedikit merasa di dzholimi oleh Ahlussunnah lantaran terlalu keras mentahdzir dia dan menutup pertunjukan “sulap” nya “..syaikh robi’ telah menganjurkan meninggalkannya (yakni markaz ;ed) ..karena tidak menjadikan masjid sebagai tempat utama menuntut ilmu..baca disini lebih lengkap” dari sini pak ustaz askari tidak ingin dia dan kelompoknya saja yang dicap sebagai hizbi lantaran fatwa emas Syaikh Robi tentang yayasan sarana perpecahan, tetapi Markiz pun disamakan hizbi karena juga termasuk sarana perpecahan –seperti yang dimaui oleh pak ustaz–” – Betulkah demikian ? simaklah jawaban dari Abu Abdillah Fadhil Muhammad saat menjelaskan disela-sela majelisnya pada hari Ahad (Malam Senin, 13 Robi’ul Awwal 1433H) di Kota Medan. Semoga bermanfaat
Filehashes
CRC32: 9344401A
MD5: E990602C4EB821DCE6489845A4F5AA3E
SHA-1: 813F1EC479DAF0DA4A4A0AC174B93C92A66421AE
Membongkar trik SULAP askari ke-2 (8.5 MiB, 859 hits)
Jangan lupa baca disini kumpulan fatwa Ahlul ‘Ilmi tentang Markiz Ahlussunnah
الخميس 17 ربيع الأول 1433 -
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين والصلاة والسلام على أشرف الأنبياء والمرسلين
Pada hari Selasa pagi (14 Robi’ul Awwal 1433 H) ana (Abu Abdirrohman Shiddiq Al Bugisiy ;ed) dan akh Abu Fairuz hafizhohullah menemui Syaikh Yahya Al-Hajuri hafizhohullah menanyakan suatu permasalahan yang terjadi di Indonesia.
Pertanyaan: Asy Syaikh telah berfatwa bahwasanya ma’had nisa’iy (Tarbiyyatun Nisa) adalah termasuk dari perkara yang muhdats. Mana sebagian ikhwah menyampaikan fatwa tersebut kepada Al Akh Abu Hazim, akan tetapi al akh Abu Hazim masih saja melanjutkan keberlangsungan TN di markiznya. Lalu ada salah seorang ikhwah yang memberikan nasihat-nasihat kepada Abu Hazim disertai dengan hujjah-hujjah dan penjelasan akan bahaya-bahaya yang terjadi pada markiz nisa’iy. Manakala saudara kita ini mendapati bahwasanya Abu Hazim tetap bersikeras akan pendapatnya, mulailah dia menjauhi Abu Hazim. Bahkan manakala masyayikh Dammaj datang ke markiz Abu Hazim untuk muhadhoroh, saudara kita ini tidak datang. Ketika salah seorang bertanya kenapa dia tidak datang, dia jawab: “karena Abu Hazim punya TN”. apakah boleh bagi saudara kita ini untuk menjauhi Abu Hazim karena faktor itu?
Lebih Lengkap…..
الاثنين 21 ربيع الأول 1433 -
بسم الله الرحمن الرحيم
Dialog Singkat Tentang Hukum TN (Tarbiyyatun Nisa)
Oleh:
Abu Abdirrohman Shiddiq Al Bughisiy
Dikoreksi dan ditambahi oleh:
Abu Fairuz Abdurrohman Al Jawiy
dan Abu Turob Saif bin Hadhor Al-Jawiy
-semoga Alloh mengampuni mereka-
Editor: ISNAD.net
Pertanyaan: Assalamu Alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Afwan ada sedikit yang ingin ana pertanyakan sehubungan dengan ma’had TN, yang ana pahami dari jawaban Syekh tidak bolehnya membuat TN dengan berbagai pelanggaran didalamnya, yang ana tanyakan apakah nama yang dihukumi atau hakikat penamaan itu..!!!,
Lebih Lengkap…..
الأحد 27 ربيع الأول 1433 -
بسم الله الرحمن الرحيم
TN: Tarbiyyatun Nisa’
Mengapa Terlarang dan Apa Solusinya ?
Oleh:
Abu Turob Saif bin Hadhor Al-Jawiy
dan Abu Hafsh Muhammad Amin Al-Jawiy
-semoga Alloh mengampuni mereka-
Pengantar ISNAD
Sebenarnya pokok permasalahan bukan hanya berkisar fatwa ulama tentang boleh atau tidaknya pondok TN (Tarbiyyatun Nisa’) ini, atau masalah ada atau tidaknya contoh dari salaf –ini juga pokok permasalahan- sebagaimana yang banyak diperselisihkan bahkan jadi permusuhan karenanya atau sebagaimana yang disorak-soraikan oleh orang-orang yang tertipu. Akan tetapi masalahnya adalah keluarnya mereka (para wanita) serta fitnah yang terjadi karena keluarnya mereka akan menghancurkan sendi-sendi syariat agama ini seperti hancurnya Bani Isroil karenanya. Tidaklah ini semua diadakan oleh musuh-musuh atau orang-orang yang menginginkan ketergelinciran kita dengan ketergelinciran yang sejauh-jauhnya atau bisa dikatakan mereka orang-orang yang mengikuti syahwat saja. Atau orang yang niatnya baik, tetapi tidak tahu penyelisihan syariat yang terjadi dengan sebab didirikannya pondok TN tersebut.
Lebih Lengkap…..
الأحد 27 ربيع الأول 1433 -
بسم الله الرحمن الرحيم
Hukum Tarbiyyatun Nisa’
Fatwa Imam Dammaj Yahya Al-Hajury -semoga Alloh menjaganya-
Fatwa dikeluarkan pada bulan Dzulhijjah 1429 H
Dikoreksi oleh: Abu Turob Saif bin Hadhor Al-Jawy
Diterjemahkan oleh: Ummu AbdirRohman binti Muhammad Amin Al-Bugishiyah Al-Makassariyah.
Markiz Induk Darul Hadits Dammaj-Yaman - 20 Muharrom 1430 H
Terdapat di Negara kami Indonesia, Ma’had yang didirikan khusus untuk para wanita, dinamakan dengan “Tarbiyyatun Nisa’ ” padanya diajarkan Al-Qur`an dan Sunnah. Kami telah mengingkari ma’had ini, dan kami tidak melihat pada pengingkaran tersebut kecuali kebaikan karena apa yang ada padanya dari musykilah (masalah) dan penyelisihan syari`at. Adapun bentuk ma’had tersebut adalah(1): Lebih Lengkap…..
الخميس 01 ربيع الثاني 1433 -
بسم الله الرحمن الرحيم
Mengusir Hizbiyyun di Lingkungan Ahlissunnah
Dijawab oleh: Abu Ahmad Muhammad bin Salim Al-Limbory
-semoga Allah mengampuni dosa-dosanya-
di Gunung al-Barroqah Darul Hadits Salafiyyah Dammaj
pada malam Rabu awal bulan Rabiul Tsany 1433 Hijriyyah
Soal:
Kalau ahlussunnah memiliki kemampuan sebagaimana hizbiyyin ketika mereka merasa memiliki kemampuan untuk melakukan pengusiran terhadap ahlussunnah dari tempat tinggalnya, apakah dengan kemampuan tersebut boleh bagi ahlussunnah untuk melakukan pengusiran pula terhadap orang yang jelas-jelas membela hizbiyyin ?
Jawaban: Lebih Lengkap…..
الجمعة 15 ربيع الثاني 1433 -
بسم الله الرحمن الرحيم
Meremehkan Bid’ah Tarbiyyatun Nisa’ (TN)
Dijawab oleh: Abu Ahmad Muhammad bin Salim Al-Limbory
-semoga Allah mengampuni dosa-dosanya-
di Gunung al-Barroqah Darul Hadits Salafiyyah Dammaj
pada malam Rabu awal bulan Rabiul Tsany 1433 Hijriyyah
Soal:
Ada beberapa orang merasa diri sebagai da’i-da’i besar, mereka terus menerus di atas sebuah kebid’ahan dan senantiasa membelanya serta mereka congkak dari nasehat yang sampai kepada mereka, alasan mereka karena:
- Bid’ah tersebut kecil dan bila ditinggalkan maka akan menimbulkan kerusakan!
- Yang mengingkari bid’ah tersebut hanyalah segelintir orang yang suka berbuat kerusakan!
- Bid’ah tersebut dibolehkan oleh beberapa ulama!.
Apa pendapatmu tentang komentar-komentar tersebut? – Jazakallahu Khairon Katsiron.
Jawaban:
Lebih Lengkap…..
الجمعة 15 ربيع الثاني 1433 -
بسم الله الرحمن الرحيم
TANGGAPAN TERHADAP KISAH
SHOHABIYAH YANG TINGGAL DIMASJID
Ditulis Oleh: Abu Abdillah Adib Al Jakartiy
Darul Hadits Dammaj
Editor: ISNAD.Net
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين
أما بعد
Telah terjadi ikhtilaf di antara ikhwah tentang masalah markiz nisai yang dikenal di kalangan kita sebagai TN (Tarbiyyatun Nisa). Di mana Abu Fulan dan kawan-kawannya sebagai pembela TN -sebagaimana kabar yang sampai kepada kami- berdalil tentang bolehnya TN dengan fatwa Syaikh Ibnu Bazz dan Syaikh Muqbil serta adanya sohabiyah yang tinggal di masjid menjadi ahlus suffah. Dalam ikhtilaf ini hendaklah kita ingat kepada firman Alloh: Lebih Lengkap…..
الأحد 02 جمادى الأولى 1433 -
BUAH-BUAH YANG MATANG DARI HASIL ZIAROH
AHLUL ILMI YANG BERMANFAAT
Ditulis oleh : Abu ‘Abdulloh Kholid bin Muhammad Al-Ghirbany
setelah saya membacakannya kepada saudaraku Muhyab-hafidhzohulloh-
dan beliau berada di negri jihad maka beliau mengikrarkannya dan mengagumkannya.
Diterjemahkan : Abu ‘Ubaid Fadhl bin Muhammad Arsyad Tholib
Makassar 9 Jumadil ula 1433 H
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله و أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له و أشهد أن محمدا عبده و رسوله صلى الله عليه و آله و سلم ; أما بعد
Maimun bin Mihron berkata :
و جدت صلاح قلبي في مجالسة العلماء
“Saya dapati baiknya hatiku pada duduk bersama ulama”
Hal ini pada menuntut hadits , ilmu dan sunnah , maka bagaimana dengan orang yang rihlah untuk mendengarkan nasihat dan arahan mereka pada problematika yang menimpa kaum muslimin?!!
Dan sungguh Alloh ta’ala telah menganugrahkan kepada saya suatu perjalanan rihlah singkat ke Makkah Al-Mukarromah-semoga Alloh memuliakannya dan menjaganya dari tipu muslihat para penipu- pada tahun ini 1433 bulan Robi’uts Tsany untuk menziarohi ayah dan ibuku –semoga Alloh menjaga mereka- terlebih lagi mereka telah sampai usia lanjut , yang mana Ayahku telah kehilangan akalnya –semoga Alloh memberikan kepada kita dan ayahku husnul-khotimah- Lebih Lengkap…..
الأحد 09 جمادى الأولى 1433 -
بسم الله الرحمن الرحيم
Berkata Abu Turob -semoga Alloh menjaganya-
….sungguh kami sangat sayang kepada antum, karena itulah ana tulis risalah ini, karena kalau kami biarkan kami khawatir akan kondisi antum yang semakin menghawatirkan, karena dosa kita yang telah memiliki sedikit ilmu kalau di ikuti oleh ummat akan semakin menambah getah dan noda bagi kita, maka mari kita membenahi diri sebelum saat penyesalan tiba. – Jumadits Tsaniyah 1431H-
….sebenarnya ini tidak ingin ana sebarkan, akan tetapi karena ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang menyebarkan berita bahwa kami telah berbuat dusta dalam masalah nasehat dan surat menyurat dengan Abu Hazim dan Abu Arqom pada masalah TN maka dengan terpaksa ana tampilkan dalam rangka menetipis tuduhan keji tersebut, dan surat tersebut sudah ana kirim ke imel Abu Hazim dua tahun yang lalu, ana tidak tahu apakah dia membukanya atau belum, lagi pula nasehat tersebut bersifat umum dan bisa diambil faedah oleh semua insya Alloh. ” -selesai- 10 Jumadil Ula 1433H
FileHashes
CRC32: A025DD61
MD5: 04299E724983FC41DB2D01756C25A28B
SHA-1: 9EC193AF873922B84FE57B3E64ED52EC8E1F79C7
Surat Khusus Untuk Abu Hazim & Abu Arqom (1431H) (152.3 KiB, 818 hits)
الأحد 09 جمادى الأولى 1433 -
WAROL ALIAS BIAWAK, HALALKAH ?
~ Untuk yang suka makan BIAWAK dan jawaban atas “asykar” pembela TN ¹ ~
Ditulis Oleh: Abu Turob Saif bin Hadhor Al-jawi
-semoga Alloh menjaganya dan mengokohkan lisan/tulisannya membela al-Haqq-
Argamulya Bengkulu Utara, 15 Jumadal Ula 1433 H
Editor: ISNAD.Net
¹ Dari Arif Abu Ayyub (Ngawi) -salah seorang “asykar” pembela TN ;ed- berkata ” Faedah dari Abu Mas’ud Lamongan tentang hukum biawak ” Biawak bahasa Arabnya adalah “Warol”, sampai saat ini ana belum mendapatkan dalil/ulama’ yang mengharamkan dan yang terang-terangan menghalalkan, sa’id bin musayyab, imam abdurrozzaq son’aniy, ibn abdil baar, ibn ‘utsaimin. Adapun yang mengharamkan adalah hizbi Sulaiman, cs ( Abu Sulaim Sulaiman al-Amboniy dan teman duduknya;ed) walaupun TANPA DALIL – TANPA ULAMA. Coba lihat al-Istidzkar karya ibn abdil baar jilid 4 bab “larangan makan binatan buas” disitu ada definisi binatang buas. -kemudian Arif Abu Ayyub (Ngawi) berkata “Faedah dari Abu Saif (jombang ;ed) ” Syaikhuna Yahya juga menghalalkan (biawak ;ed)” -selesai- Lebih Lengkap…..
السبت 15 جمادى الأولى 1433 -
Bahtera Itu Kini T’lah Pergi Jauh
Menuju Tempat Terakhir Tuk Berlabuh
~ Ta’ziyyah atas wafatnya Abu Sholih Muhammad Al Makkiy Al Indonesiy رحمه الله ~
Goresan Pena:
Abu Fairuz Abdurrohman bin Soekojo Al Qudsi Al Indonesiy عفا الله عنه
Di Markiz Dakwah Salafiyyah – Darul Hadits Dammaj Yaman حرسها الله
Dammaj, 17 Robi’uts Tsani 1433 H
الحمد لله وأشهد أن لا إله إلا الله وأن محمدا عبده ورسوله، اللهم صلى على محمد وآله أجمعين، أما بعد
| 1 |
Malam makin larut, |
suara melirih. |
| 2 |
Suasana hening, |
pendengaran jernih. |
| 3 |
Di Dammaj masih ter- |
sisa rasa letih |
| 4 |
usai dikepung Ro- |
fidhoh dengan gigih. |
| 5 |
Datanglah kabar wa- |
fatnya Abu Sholih([1]) |
| 6 |
Bagai palu hantam |
tanpa belas kasih. |
| 7 |
“Benarkah itu wa- |
hai Kakak terkasih? ([2])” |
Lebih Lengkap…..
الخميس 20 جمادى الأولى 1433 -
RISALAH TETANG ASAL HUKUM JAM’IYYAH
Ditulis oleh:
Abu Ja’far Al Harits bin Dasril Al Indunisy
-semoga Alloh menjaganya dan mengampuni dosa-dosanya-
Darul Hadits Dammaj, 16 Rojab 1431 Hijriyah
TAQDIM :
Asy Syaikh Al Fadhil Abu Abdillah Muhammad Bin Hizam Al Fadhly Al Ba’dany Hafizhohulloh
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله ومن والاه أما بعد
Saya telah menelaah isi kitab ini yang berjudul “Ar Risalah Fi Hukmi Ashlil Jam’iyyah”[1] yang dikumpulkan oleh saudara kami yang mulia, da’i kepada Allah, Abu Ja’far Al Harits bin Dasril Al Indunisy, dan saya melihatnya sebagai sebuah buku yang bermanfaat. Penulisnya telah mengumpulkan di dalamnya faidah-faidah yang penting dan penjelasan yang bermanfaat. Kami memohon kepada Allah agar memberikan manfaat kepada agama Islam dan kaum muslimin melalui penulis dan bukunya ini.
Ditulis oleh:
Abu Abdillah Muhammad bin Ali bin Hizam Al-Fadhly Al-Ba’dany
Kamis 23 Robiiul Akhir 1431
Lebih Lengkap…..
السبت 22 جمادى الأولى 1433 -
بسم الله الرحمن الرحيم
Fatwa: asy-Syaikh Robi’ bin Hadi al-Madkholi
~ YAYASAN, sunnah dari Yahudi dan Nasrani ~
Diterjemahkan oleh :
Abu ‘Abdirrohman Shiddiq bin Muhammad al-Bughisiy
-semoga Alloh menjaganya-
Darul Hadits – Dammaj, Yaman -harosahallah-
26 Jumadil Ula 1433 H
Segala puji bagi Alloh , salam dan shalawat senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad -shallallahu ‘alayhi wasallam, keluarga-nya serta seluruh sahabat-nya.
Berikut ini kami sertakan transkrip ASLI beserta terjemahan dan suara dialog yang ditanyakan oleh saudara kita dari negeri Libya kepada Pembawa Bendera Jarhu wa Ta’dil yakni asy-Syaikh Robi’ bin Hadi al-Madkholiy pada 13 Jumadil Ula 1433 Hijriyah tentang Yayasan Lebih Lengkap…..
الأحد 23 جمادى الأولى 1433 -
PENGAKUAN TIDAK SESUAI KENYATAAN
بسم الله الرحمن الرحيم
Akhir-akhir ini semakin ramai bermunculan para aktivis dakwah, mereka muncul dari berbagai latar belakang namun mereka mengklaim bahwa dakwah mereka sama seperti dengan dakwah Ahlussunnah wal Jama’ah yang ada di Dammaj-Yaman, dan bahkan klaim mereka diperkuat dengan adanya orang-orang dari kalangan mereka yang dianggap alumni Darul Hadits Dammaj, namun kenyataan sangat bertentangan dengan klaim mereka, apa tanggapan ustadz tentang masalah ini?
Tanggapan: Lebih Lengkap…..
الاثنين 24 جمادى الأولى 1433 -
بسم الله الرحمن الرحيم
Memutuskan Silaturrahmi Lantaran Fitnah
Bismillah, semenjak terjadinya fitnah di yaman hubungan kami sama beberapa ummahat yang ‘kontra’ sama Syekh Yahya tidak seperti dulu lagi, begitupun sesama ikhwah nya, jangankan tegur sapa…saling senyum saja sudah tidak pernah lagi, sehingga timbul tanggapan dari beberapa ummahat yang netral bahwa kami telah memutuskan hubungan silaturrahmi, apakah tindakan kami salah dalam hal ini ? dan bagaimana sebaiknya ? jazaakumulloh khoir. -ummu ‘abdillah / sorowako / 08134298xxxx
Lebih Lengkap…..
السبت 29 جمادى الأولى 1433 -
Pernyataan Tarooju’ Abu Turob
- semoga Alloh menjaganya dan mengampuni dosa-dosanya -
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله ومن والاه ، أما بعد
Telah beredar di beberapa sms atau omongan sebagian orang tentang perkataan ana bahwa ayam jago melihat Alloh ta’aala di sepertiga malam ketika Alloh ta’aala turun ke langit dunia, maka ana katakan: Lebih Lengkap…..
الجمعة 13 جمادى الثانية 1433 -
Bekal Harian Seorang Mukmin
Kumpulan Doa-Doa Shohih
Dari Kitab dan Sunnah
Disusun oleh:
Abu Turob Saif Bin Hadhor Al Jawi
-semoga Alloh menjaganya dan mengampuni dosa-dosanya-
Berkata Abu Turob “Alhamdulillah, dengan izin Alloh kami telah menyelesaikan penyusunan buku ini, dengan harapan kami diberi kemampuan Alloh untuk mempraktekkan apa yang telah kami tulis, sebagaimana para pembaca, dan siapapun yang berkeinginan untuk mengambil faedah dari buku ini juga di beri rizki Alloh untuk dapat mengamalkannya. Kami memohon kepada Alloh agar menerima amal kami ini dan menjadi simpanan akherat kami…” 4 dzulqo’dah 1431H
FileHashes
CRC32: 41F2ADF0
MD5: E2BEFC3E31E31BBFABA92E0D7FE69E60
SHA-1: 55B8C05E80BE6DEFF831058B68E62F579415E46A
Kumpulan Do'a-do'a yang shahih, bekal seorang mukmin (2.0 MiB, 501 hits)
الجمعة 13 جمادى الثانية 1433 -
PENTINGNYA MENYELISIHI
JALAN ORANG-ORANG KAFIR 
Diijinkan penyebarannya oleh:
Syaikhuna al-’allamah al-muhaddits
Abu Abdirrohman Yahya bin ‘Ali al-Hajuriy -hafidzohulloh-
Telah dimuroja’ah oleh:
Syaikhuna Abu ‘Amr Abdulkarim bin Ahmad al-Hajuriy -hafidzohulloh-
Ditulis oleh:
Al-faqir ilalloh Abu Fairuz Abdurrohman bin Sukaya Alut-Thuriy al-Qudsiy
Al-jawiy al-indonesiy -’afallohu ‘anhu-
Judul asli:
“Jalaul Ghubar Fi Ahammiyati Mukholafati Sabilil Kuffar”
Diterjemahkan oleh:
Abu Sholih Mushlih al-Jawiy al-Indonesiy
Judul terjemah:
“ Pentingnya Menyelisihi Orang-Orang Kafir”
Di darul hadits dammaj -harosahalloh-
Lebih Lengkap…..
الثلاثاء 17 جمادى الثانية 1433 -
KUMPULAN ARTIKEL/AUDIO
PENYIMPANGAN HIZBIYYUN
DAN TOKOH-TOKOHNYA
بسم الله الرحمن الرحيم
Kami kumpulkan faedah berupa fatwa/malzamah juga persaksian/bukti-bukti beberapa penyimpangan para tokoh Hizbiyyun baik di Indonesia ataupun diluar dari negeri kita. Tidaklah kami tampilkan kembali bukti-bukti penyimpangan mereka semata-mata kecemburuan kami untuk memurnikan Agama Alloh dari penyimpangan mereka dan menasehati kaum muslimin agar tidak terperdaya dari kedok hizbi yang menjual kata-kata “salafi” + “ahlussunnah” + “salafush shalih” dll pada majalah-majalah, yayasan-yayasan, radio-radio, website, blog (gratisan), sms, email, majelis taklim, dauroh-dauroh mereka (hizbiyyun). Selamat membaca, jangan tersesat lagi…. Lebih Lengkap…..
الاثنين 23 جمادى الثانية 1433 -
بسم الله الرحمن الرحيم
dan telah mengabarkan kepada kami dari al-Akh Abu Muqbil Ali Abbas (Mangkutana), dia berkata ” ..Kepada seluruh ikhwah salafiyyun agar jangan mau tertipu dengan seorang yang saat ini dibawah keliling da’wah orang-orangnya hizbul jadid mar’iyaen Luqman Ba’abduh (Mubtadi’ ;ed) dan Askariy (Balikpapan ;ed) kemudian saat ini digunakan oleh orang-orang dzulqornain (Makassar ;ed) dan sauradaranya khaidir (Makassar ;ed) untuk memperkuat barisan pembela yayasan di beberapa tempat di sulawesi. Mereka menyebutnya syaikh Abul Abbas Muhammad Sholeh al-Yamani dan mengaku muridnya Syaikh Muqbil -rahimahulloh-, orang ini (Abul Abbas al-Yamani ;ed) pertama kali datang ke Indonesia bersama orang-orang turotsi sururi yang belajar di Ma’had Abul Hasan al-Misri Ma’ribi Yaman kemudian ia pulang ke yaman dan bergabung dengan Abdulloh Mar’i (al-Hizbi ;ed) di Hadramaut Syihir, kemudian ia gunakan untuk menguatkan barisan pembela Abdurrohman dan saudaranya Abdulloh al-Mar’i (al-Hizbi ;ed) di indonesia seperti di balikpapan. Banyak ikhwah yang tertipu karena ada kesamaan kunyah dengan al-Akh Abul Abbas as-Syihri seorang pengajar ushul fiqh dan aqidah di (Darul Hadits) Dammaj, dan kami telah menghubungi al-Akh Shiddiq (dammaj), Abu Fairuz (dammaj) bahwa al-Akh Abul Dahda -seorang khuros / pengawal – pondok telah menghubungi Abul Abbas as-Syihri “apakah engkau (abul abbas ;ed) berada di Indonesia” berkata Abul Abbas as-Syihri ” bukan saya tapi Abul Abbas Muhammad Sholeh, dia Ta’ban Sururi…sakit manhaj nya…pengikut sururi” -selesai- 24 Jumadist Tsaniy 1433H
Lebih Lengkap…..
الثلاثاء 24 جمادى الثانية 1433 -